RUMAH BELAJAR – Pelatihan Guru meningkatkan Profesional dan Mutu Guru, Sebelum membahas ini semua alangkah baiknya kita mengenal arti Pelatihan dan Tujuannya

 

Arti, Tujuan dan Manfaat Pelatihan

Pelatihan mengandung makna yang lebih khusus (spesifik), dan berhubungan dengan pekerjaan/tugas yang dilakukan seseorang. Sedangkan yang dimaksudkan praktis adalah, bahwa responden yang sudah dilatihkan dapat diaplikasikan dengan segera sehingga harus bersifat praktis, (Fandi Tjiptono, dkk, 1996).

Pelatihan pada dasarnya adalah suatu proses memberikan bantuan bagi para karyawan atau pekerja untuk menguasai keterampilan khusus atau membantu untuk memperbaiki kekurangan dalam melaksanakan pekerjaan mereka.

Perbedaan yang nyata dengan pendidikan, diketahui bahwa pendidikan pada umumnya bersifat filosofis, teoritis, bersifat umum, dan memiliki rentangan waktu belajar yang relatif lama dibandingkan dengan suatu pelatihan. Sedangkan yang dimaksudkan dengan pembelajaran, mengandung makna adanya suatu proses belajar yang melekat terhadap diri seseorang. Pembelajaran terjadi karena adanya orang yang belajar dan sumber belajar yang tersedia. Dalam arti pembelajaran merupakan kondisi seseorang atau kelompok yang melakukan proses belajar.

Tujuan pelatihan menurut Fandy Tjiptono dan Anastasia Diana (1995 : 223) adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap karyawan serta meningkatkan kualitas dan produktivitas organisasi secara keseluruhan, dengan kata lain tujuan pelatihan adalah meningkatkan kinerja dan pada gilirannya akan meningkatkan daya saing.

Pelatihan menurut Fandy Tjiptono dan Anastasia Diana juga memberikan manfaat sebagai berikut :

Mengurangi kesalahan produksi; meningkatkan produktivitas; meningkatkan kualitas; meningkatkan fleksibilitas karyawan; respon yang lebih balk terhadap perubahan; meningkatkan komunikasi; kerjasama tim yang lebih baik, dan hubungan karyawan yang lebih harmonis … (1998 : 215).

 

Bagi sekolah setidaknya terdapat tujuh manfaat pelatihan yang dapat dipetik, yaitu:

(1) peningkatan produktivitas kerja sekolah sebagai keseluruhan

(2) terwujudnya hubungan yang serasi antara atasan dan bawahan

(3) terjadinya proses pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat

(4) meningkatkan semangat kerja seluruh tenaga kerja dalam prganisasi dengan komitmen organisasional yang lebih tinggi

(5) mendorong sikap keterbukaan manajemen melalui penerapan gaya manajerial yang partisipati

(6) memperlancar jalannya komunikasi yang efektif

(7) penyelesaian konflik secara fungsional.

Manfaat pelatihan bagi guru, diantaranya :

(1) membantu para guru membuat keputusan dengan lebih baik;

(2) meningkatkan kemampuan para guru menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapinya

(3) terjadinya internalisasi dan operasionalisasi faktor-faktor motivasional

(4) timbulnya dorongan dalam diri guru untuk terus meningkatkan kemampuan kerjanya

(5) peningkatan kemampuan guru untuk mengatasi stress, frustasi dan konflik yang pada gilirannya memperbesar rasa percaya pada diri sendiri

(6) tersedianya informasi tentang berbagai program yang dapat dimanfaatkan oleh para guru dalam rangka pertumbuhan masing-masing secara teknikal dan intelektual

(7) meningkatkan kepuasan kerja

(8) semakin besarnya pengakuan atas kemampuan seseorang

(9) makin besarnya tekad guru untuk lebih mandiri

(10) mengurangi ketakutan menghadapi tugas-tugas baru di masa depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here